Mantan Presiden Ukraina Peringatkan Kemungkinan Penipuan Suara
Pada
Thursday, February 7, 2019
Edit
KIEV, LELEMUKU.COM - Mantan presiden Ukraina yang mengasingkan diri dan dinyatakan bersalah karena memicu konflik separatis di bagian timur negara itu, memperingatkan kemungkinan adanya penipuan suara pada pemilihan presiden mendatang.
Ukraina akan memilih presiden baru pada tanggal 31 Maret. Mantan Presiden Viktor Yanukovychlari dari negara itu pada Februari 2014, menyusul berbulan-bulan protes anti-pemerintah. Rusia memanfaatkan seruan Yanukovich untuk mengirim pasukan ke Ukraina sebagai justifikasi penganeksasian Semenanjung Krimea.
Yanukovychberbicara kepada pers, Rabu (6/2), di Moskow, setelah lebih dari setahun mengambil sikap bungkam. Ia mengatakan, ia tidak mendukung siapapun dari lebih 30 kandidat presiden namun menuduh PresidenPetro Poroshenkomerencanakan penipuan suara.
Sebuah pengadilan Kiev bulan lalu menyatakan Yanukovych bersalah melakukan tindakan makar dan membantu Rusia menganeksasi Krimea. (VOA)
Ukraina akan memilih presiden baru pada tanggal 31 Maret. Mantan Presiden Viktor Yanukovychlari dari negara itu pada Februari 2014, menyusul berbulan-bulan protes anti-pemerintah. Rusia memanfaatkan seruan Yanukovich untuk mengirim pasukan ke Ukraina sebagai justifikasi penganeksasian Semenanjung Krimea.
Yanukovychberbicara kepada pers, Rabu (6/2), di Moskow, setelah lebih dari setahun mengambil sikap bungkam. Ia mengatakan, ia tidak mendukung siapapun dari lebih 30 kandidat presiden namun menuduh PresidenPetro Poroshenkomerencanakan penipuan suara.
Sebuah pengadilan Kiev bulan lalu menyatakan Yanukovych bersalah melakukan tindakan makar dan membantu Rusia menganeksasi Krimea. (VOA)